Bahasa Inggehis
Uncategorized April 25th, 2006BALADA WAKIDJAN
Wakidjan begitu terpesonanya dengan
permainan piano Nadine.
Sambil bertepuk tangan,
ia berteriak, "Not a play! Not a play!"
Nadine bengong. "Not a play?"
"Yes. Not a play. Bukan main."
Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.
"Bukan main itu bukan not a play, Djan."
"Your granny(Mbahmu). Humanly I have check my
dictionary kok.(Orang saya sudah periksa di kamus
kok)"
Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let’s corner (Mojok
yuk).
But don’t think that are nots (Jangan
berpikir yang bukan-bukan). I just want a meal
together."
"Ngaco kamu, Djan," Tukidjo tambah gemes.
"Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Djo.
Be wrong a little is OK toch.?"
Nadine cuman
senyum kecil. "I would love to, but …"
"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf
kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak)" sambut
Wakidjan ramah.
"Different river,maybe (Lain kali barangkali).
I will not be various kok
(Saya nggak akan macam-macam kok)."
Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap
Tukidjo dengan sebal. "Disturbing aja sih, Djo.
Does the language belong to your ancestor (Emang itu
bahasa punya moyang lu)?"
Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan,
because you speak English as delicious as your
belly button." (Gatel aja, Djan, soalnya kamu
ngomong Inggris seenak udelmu dewe).
Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati,
"His name is also effort." (Namanya juga usaha)
wakakakaka…..